Universitas Tamansiswa (UNITAS) menjalin kerja sama strategis dengan Serikat Hijau Indonesia (SHI) melalui rangkaian kegiatan kolaboratif yang bertujuan mengangkat kembali kejayaan rempah Nusantara sebagai pilar peradaban dan penggerak ekonomi hijau di Indonesia.
Kerja sama ini diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan akademik salah satunya adalah Seminar Nasional bertajuk “Strategi Kebijakan Pemberdayaan dan Budidaya Petani Rempah Nusantara”.
Pada tanggal 20 Mei 2025, Universitas Tamansiswa (UNITAS) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Strategi Kebijakan Pemberdayaan dan Budidaya Petani Rempah Nusantara”, sebuah forum diskusi ilmiah yang membahas berbagai pendekatan kebijakan dalam meningkatkan kesejahteraan petani rempah, serta mendorong budidaya rempah yang berkelanjutan secara ekologis dan ekonomis.
Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber ahli dari dalam dan luar negeri, yaitu:
- Prof. Suso Mourelo, akademisi dari Universitas Rey Juan Carlos, Spanyol
- Ade Indriani Zuchri, M.Sos, Ketua Sarekat Hijau Indonesia
- SMB IV R.M. Fauwaz Diradja, tokoh adat dan budayawan Nusantara
- Dr. Sisnayati, ST., M.T, akademisi dan peneliti bidang teknologi pertanian
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kerja sama strategis UNITAS dengan berbagai pihak dalam mengangkat kembali kejayaan rempah sebagai warisan budaya dan potensi unggulan ekonomi hijau nasional.
Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, para narasumber menyoroti pentingnya dukungan kebijakan publik yang berpihak pada petani, penguatan kelembagaan tani, inovasi budidaya berbasis kearifan lokal, serta perlunya sinergi lintas sektor untuk mengembangkan sistem pertanian rempah yang berkelanjutan.
Seminar ini juga menjadi momentum reflektif bagi sivitas akademika, pemerintah, dan masyarakat dalam memetakan kembali strategi pemberdayaan petani rempah Nusantara agar mampu bersaing di pasar global tanpa mengabaikan aspek ekologi dan budaya.
UNITAS berkomitmen untuk terus mendorong diskursus dan kolaborasi akademik dalam mendukung pembangunan berbasis rempah yang adil, hijau, dan berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.